Selasa, 04 Desember 2018

Cara Menyembelih Hewan Aqiqah


Menyembeih hewan aqiqah setiap walet muslim atas nama Allah SWT dan sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan. Seperti Sabda Rosulullah Saw: “Sesungguhnya Allah tetap mewajibkan cara yang baik untuk setiap-setiap-sesuatu. Maka kamu membunuh kamu, katakanlah kamu membunuhnya dengan cara yang baik, dan jika kamu menyembelihnya dengan cara yang kamu menyembelihnya dengan cara yang baik dan ingin dia besarbesaran (kematian) binatang yang disembelihnya. (HR. Muslim).


Secara lebih terurai, cara membelih hewan untuk aqiqah adalah sebagai berikut:

a. Mengasah pisau hingga benar-benar tajam.
berdasarkan hadis dari Syaddad bin Aus radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْح وَ ليُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ
“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim).
Read more https://konsultasisyariah.com/8513-tata-cara-menyembelih-sesuai-sunah.html
b. Mengikat hewan dengan tali.
c. Membaringkan hewan dengan lambung kiri menempel ke tanah, sehingga tangan kiri orang yang menyembelih berada disebelah kepala hewan dan kepala hewan ada di selatan. Para ulama sepakat, bahwa cara membaringkan hewan yang benar adalah ke arah kiri. Karena ini akan memudahkan penyembelih untuk memotong hewan dengan tangan kanan dan memegangi leher dengan tangan kiri. (Mausu’ah Fiqhiyah Kuwaitiyah, 21:197).
d. Penyembelih menghadap kiblat. isebutkan dalam Mausu’ah Fiqhiyah:
Hewan yang hendak disembelih dihadapkan ke kiblat pada posisi tempat organ yang akan disembelih (lehernya) bukan wajahnya. Karena itulah arah untuk mendekatkan diri kepada Allah. (Mausu’ah Fiqhiyah Kuwaitiyah, 21:196).
Dengan demikian, cara yang tepat untuk menghadapkan hewan ke arah kiblat ketika menyembelih adalah dengan memosisikan kepala di Selatan, kaki di Barat, dan leher menghadap ke Barat.
Read more https://konsultasisyariah.com/8513-tata-cara-menyembelih-sesuai-sunah.html
e. Membaca do’a “Ya Allah, Aqiqah ini adalah karuniamu dan aku kembalikan kepada-Mu. Ya Allah, ini aqiqah… (sebut nama anak yang diaqiqahi), maka terimalah”.
f. Pisau ditekan dengan kuat ke leher hewan, hingga saluran pernapasan dan saluran makanan benar-benar putus.
g. Penyembelihan bisa dilakukan sendiri atau diserahkan kepada orang lain. Beberapa saat sebelum menyembelih, harus membaca basmalah. Ini hukumnya wajib, menurut pendapat yang kuat. Allah berfirman,
وَ لاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ الله عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ..
Janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. (QS. Al-An’am: 121).
h. Penyembelih dalam keadaan sehat dan muslim.
Do’a Ketika Menyembelih Hewan Aqiqah
Disunnahkan saat menyembelih binatang untuk ‘aqiqoh dengan membaca:
بِسْمِ اللهِ ، اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلاَن
Bismillah Allahu Akbar Allaahumma minka wa laka, haadzihi ‘aqiiqotu fulaan (Dengan Nama Allah, Allah adalah Yang Terbesar, Ya Allah ini dariMu dan untukMu. Ini adalah aqiqoh fulaan)
Penyebutan ‘fulaan’ itu diganti dengan nama anak yang diaqiqohi tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar